IBADAT JUMAT AGUNG & PENCIUMAN SALIB
IBADAT JUMAT AGUNG & PENCIUMAN SALIB
Oleh OMK Pra Paroki Santa Marta. Dimulai dari Gedung Pertemuan Krooy menuju Halaman Gereja dengan 14 perhentian.
Rute: Jalan Casuarina → Jalan Parawisata → belok Jalan Batu Putih.
📌 14 Perhentian Jalan Salib (OMK)
⛪ IBADAT JUMAT AGUNG (15.00 WIT)
Dipimpin oleh: Pastor Pra Paroki Santa Marta
RP. FRANSISKUS XAVERIUS NENGA, O.Carm (Romo Panco – sapaan akrab)
Ibadat Jumat Agung dimulai pukul 15.00 WIT di Halaman Gereja Pra Paroki Santa Marta, dilanjutkan dengan Ritus Penciuman Salib & Komuni Kudus. Hari ini tidak ada Perayaan Ekaristi karena Kristus sendiri mempersembahkan diri-Nya.
📖 Kotbah Jumat Agung – Romo Fanco sapaan akrab dari RP. Fransiskus Xaverius, O.Carm
Dalam kotbahnya, Romo Fanco menekankan bahwa “Kita memanggul salib mengikuti teladan Yesus Kristus sampai selesai. Beriman bukanlah hanya sekedar kata-kata kosong belaka, tetapi diperjuangkan untuk keselamatan. Memanggul salib bukan hal yang mudah, terlebih kita dituntut sebagai murid-murid Kristus untuk saling mengasihi, saling mengampuni, saling tolong-menolong, menjadi garam dan terang dunia, serta setia terhadap iman sampai akhir.”
Romo Fanco mengajak seluruh umat untuk merenungkan pengorbanan Yesus di kayu salib dan menghidupi kasih tanpa syarat.
🙏 DOA UMAT MERIAH – JUMAT AGUNG
✝️ Seluruh doa umat dinaikkan dengan khidmad, diikuti oleh umat yang hadir di halaman gereja.
Setelah doa umat, seluruh umat yang hadir di halaman gereja duduk dengan khidmat untuk mendengarkan Pembacaan Kisah Sengsara Yesus Kristus menurut Injil Yohanes (Yoh 18:1–19:42). Petugas liturgi membacakan dengan lantang narasi penangkapan, pengadilan, penyaliban, hingga kematian Yesus. Suasana hening menyelimuti, hanya terdengar suara bacaan yang menggema di tengah hati setiap orang beriman.
Umat diajak untuk merenungkan setiap kata, setiap derita yang ditanggung Tuhan demi keselamatan manusia. Pada bagian “Et incarnatus est” dan saat Yesus menyerahkan nyawa-Nya, semua berlutut sejenak sebagai tanda penghormatan mendalam. Kesungguhan umat terlihat dari raut wajah yang menunduk, mata yang basah, dan tangan yang menggenggam erat buku doa.
🕊️ Ritus Penciuman Salib
Setelah pembacaan Passio dan homili singkat, umat diajak menghormati Salib Tuhan dengan penuh devosi. Penciuman Salib menjadi puncak penghayatan sengsara Kristus. Berikut momen khidmad dari Ibadat Jumat Agung di Pra Paroki Santa Marta.
Setelah ritus Penciuman Salib, umat menyambut Tubuh Kristus – hosti yang telah dikonsekrasi pada Kamis Putih. Jumat Agung adalah satu-satunya hari yang tidak ada Perayaan Ekaristi, karena Kristus sendiri mempersembahkan kurban-Nya di kayu salib. Umat diajak hening dan penuh syukur.
✝️ “Setialah terhadap iman sampai akhir” – Pra Paroki Santa Marta, Krooy, Kaimana ✝️
