Minggu Palma
-
Mar, 30, 2026
- 0
- 13 views
- 14 minutes Read
Warta Pra Paroki Santa Marta
SUARA GEMBALA — KABAR GEMBIRA
Ribuan Umat Katolik Santa Marta Krooy Antusias Ikuti Misa Minggu Palma di Kaimana
Perarakan daun palma mengawali perayaan Ekaristi yang menandai dimulainya Tri Hari Suci — momentum penting bagi umat untuk merenungkan sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.
Ribuan umat Katolik Gereja Pra Paroki Santa Marta Krooy, dengan penuh antusias dan khidmat, mengikuti perayaan Misa Minggu Palma di Kaimana, pada Minggu (29/3/2026). Misa kali ini diawali dengan perarakan daun palma yang dimulai dari halaman rumah William Heinrich, kemudian bergerak menuju Gereja Pra Paroki Santa Marta Krooy — mengulang kembali gesta sakral Yesus Kristus yang memasuki Yerusalem disambut sorak-sorai dan daun palma oleh orang banyak.
Perayaan Misa Minggu Palma ini menandakan bahwa umat Katolik telah resmi memasuki Tri Hari Suci atau Pekan Suci — sebuah periode liturgi yang syarat akan makna teologis dan spiritualitas mendalam. Satu minggu ke depan, umat Katolik akan merayakan tiga peristiwa iman yang menjadi puncak dan jantung seluruh misteri kepercayaan Kristiani.
Tiga peristiwa sakral tersebut meliputi Malam Kamis Putih yang bermakna cinta kasih — ditunjukkan Yesus Kristus melalui Perjamuan Malam Terakhir dan pembasuhan kaki murid-murid-Nya; Hari Jumat Agung, di mana umat Katolik memperingati kisah sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib; serta Malam Paskah pada Hari Sabtu yang menjadi pintu gerbang menuju Hari Minggu Paskah — perayaan kebangkitan Yesus Kristus yang menjadi dasar dan landasan iman seluruh umat beriman.
Pekan suci ini merupakan waktu yang tepat bagi seluruh umat Katolik untuk merenungkan segala pergumulan hidupnya, dan berusaha untuk menerima Yesus masuk ke dalam hati seluruh orang beriman.
Jangan sampai pekan suci ini justru pikiran dan perhatian kita tidak ke arah pekan suci, atau justru kita masih terlalu sibuk dengan jadwal dan juga masih penuh dengan pikiran-pikiran yang lain-lain, sampai tidak ada ruang untuk menyambut Yesus, pada pekan suci ini, untuk tinggal di dalam hati kita masing-masing.
Maka dalam masa Pra Paskah ini atau pekan suci ini, kita diharapkan mampu untuk mengundang Yesus Kristus untuk masuk dan tinggal serta meresap di dalam hati dan seluruh aspek kehidupan kita sebagai manusia.
Perayaan Ekaristi pada Misa Minggu Palma kali ini dipimpin oleh Pater Adi Bangkit, SJ (Serikat Yesus — Societas Iesu), didampingi Pastor Pra Paroki Santa Marta Krooy, Romo Fransiskus Xaverius Nengah, O.Carm. Kehadiran kedua imam tersebut menambah khidmatnya perayaan liturgi yang diikuti oleh ribuan umat dari berbagai kalangan.
Pesan Pater Adi mengandung teguran halus namun penuh kasih: bahwa Pekan Suci bukan sekadar peringatan ritual tahunan, melainkan sebuah undangan personal dari Kristus untuk memasuki kedalaman misteri keselamatan. Ajakan agar umat “mengundang Yesus masuk ke dalam hati” merupakan panggilan untuk mentransformasikan seluruh dimensi kehidupan — dari yang paling privat hingga yang paling publik — dengan iman yang autentik dan penuh kepercayaan.
Di rumah umat — Sejumlah umat Katolik bersiap di halaman rumah William Heinrich dalam perarakan daun palma menuju Gereja Pra Paroki Santa Marta Krooy. (Foto: Komsos Pra Paroki)
Minggu Palma, atau dalam bahasa liturgi disebut Dominica in Palmis, merupakan hari raya yang jatuh pada Minggu sebelum Paskah. Perayaan ini memperingati kedatangan Yesus Kristus ke Yerusalem, di mana Ia disambut oleh kerumunan orang yang melambai-lambaikan daun palma — simbol kemenangan dan kemuliaan.
Hari ini juga dikenal sebagai Minggu Sengsara, karena pada perayaan ini juga dibacakan kisah sengsara Yesus Kristus menurut salah satu Injil.
Pater Adi Bangkit, SJ
Serikat Yesus — Societas Iesu
Imam Celebran Misa Minggu Palma
Romo Fransiskus X. Nengah, O.Carm
Ordo Karmelit
Pastor Pra Paroki Santa Marta Krooy
Kurban dan persembahan suci — Momen konsekrasi pada perayaan Ekaristi Misa Minggu Palma di Gereja Pra Paroki Santa Marta Krooy. Umat hadir dengan penuh kekhusyukan menyambut misteri iman yang menjadi sumber dan puncak seluruh kehidupan Gereja. (Foto: Komsos Pra Paroki)
Kamis Putih
Perjamuan Malam Terakhir dan pembasuhan kaki murid — simbol cinta kasih Yesus yang melampaui segala batas.
Jumat Agung
Peringatan sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib — puncak pengorbanan Sang Mesias bagi keselamatan dunia.
Malam Paskah
Vigili Paskah — malam suci menjelang Hari Paskah, perayaan kebangkitan Yesus yang mengalahkan kuasa maut.
Tablo — Jalan Salib Hidup
Pementasan dramatis peristiwa sengsara dan wafat Yesus Kristus oleh OMK Pra Paroki Santa Marta.
- Perhentian 1 & 2: Gedung Pertemuan Krooy
- Perhentian 3: Kantor Bapeda
- Perhentian 4: Tugu
- Perhentian 5: Rumah Bapak Totong/Bapak Bagas
- Perhentian 6: Depan Kantor Capil
- Perhentian 7: Kediaman Sekda
- Perhentian 8: Depan rumah Ongko Cang
- Perhentian 9: Poli Klinik Misi
- Perhentian 10-14: Halaman Gereja Pra Paroki Santa Marta Krooy
Peringatan Jumat Agung
Perayaan liturgi Jumat Agung — hari puasa, pantang, dan doa bagi seluruh umat Katolik.
Sabda dan Renungan
Pater Adi Bangkit, SJ menyampaikan khotbah di hadapan ribuan umat Katolik pada perayaan Ekaristi Misa Minggu Palma. Ia mengajak umat membuka ruang hati bagi Kristus selama Pekan Suci.
Foto: Komsos Pra Paroki
Jadwal Jumat Agung
DPP Pra Paroki Santa Marta Krooy melalui kelompok kategorial OMK akan menggelar Tablo — Jalan Salib Hidup yang mengisahkan secara dramatis peristiwa sengsara dan wafatnya Yesus Kristus. Peristiwa ini menjadi tradisi tahunan yang dinantikan umat.
Usai Jalan Salib Hidup, umat akan melanjutkan dengan perayaan liturgi Jumat Agung yang merupakan hari puasa dan pantang bagi seluruh umat Katolik.
Pekan Suci mengajak kita untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan duniawi, dan memasuki keheningan yang mendalam — di sana, di dalam keheningan itu, Kristus menunggu untuk diterima. Semoga perayaan Misa Minggu Palma di Santa Marta Krooy menjadi awal dari perjalanan rohani yang mengubahkan setiap umat.
