Pra Paroki Santa Marta

Memuat

Arsip Juli 2025

30/07/ 2025
Mgr Hilarion Datus Lega Resmikan Susteran INSC Carmelitas

KAIMANA – Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, melakukan kunjungan pastoral ke Paroki Santo Martinus Kaimana, dengan titik fokus pelayanan di Stasi Santo Ambrosius Krooy yang dalam waktu dekat akan ditingkatkan statusnya menjadi Pra Paroki Santa Marta Krooy, Jumat (30/5). Sore harinya, Jumat (30/5), ceremonial peresmian diwarnai dengan penjemputan Uskup KMS, di lorong GKI Solafide Krooy oleh pengurus dewan Stasi Santo Ambrosius Krooy, dan tarian nusantara dan tarian Papua, untuk mengantar Bapak Uskup bersama rombongan menuju Susteran INSC. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Mgr. Hilarion Datus Lega, dan dilanjutkan dengan Misa Pemberkatan. Bapak Uskup Mgr. Hilarion Datus Lega dalam kesempatan ini, menitipkan suster INSC kepada umat di stasi Santo Ambrosius Krooy. Kehadiran Susteran INSC di Kabupaten Kaimana ini, merupakan pelayanan perdana untuk tanah Papua dan INSC adalah satu dari sekian banyaknya lembaga hidup bakti dalam Gereja Katolik, yang bertahan 2000-an tahun, sebagai tanda itu berasal dari Allah. Karena jika bukan, maka tidak mungkin corak hidup dalam kemiskinan, ketaatan dan kesucian atau selibat,…

Read more
29/07/ 2025
Santa Marta, Murid Tuhan

Share Buttons f Bagi W Bagi Tentang Santa Marta dan Teladan Imannya Santa Marta diperingati setiap tahun pada tanggal 29 Juli. Dari kegigihannya, kita belajar untuk tidak membiarkan diri terlalu larut dalam tugas sehari-hari hingga melupakan cinta kasih. Dari pengakuan imannya, kita belajar bahwa hidup di dalam Tuhan membuat kita mengalami keajaiban yang tidak kita duga mungkin terjadi. Kita mengenal Santa Marta dari Injil. Dia berasal dari Betania, sebuah desa beberapa kilometer dari Yerusalem. Saudara dari Lazarus dan Maria ini dikenal gigih dan teliti. Dia adalah salah satu orang pertama yang percaya kepada Yesus. Tuhan sering menjadi tamu di rumahnya, terutama selama masa pengajaran-Nya di Yerusalem. Secara khusus, Santo Lukas “menggambarkan” Santa Marta dengan baik, mendeskripsikan kehidupan sehari-harinya. Dalam Injilnya, saat Yesus mengunjungi teman-teman-Nya di Betania, Lukas menulis: “Ketika mereka melanjutkan perjalanan, Ia memasuki sebuah desa di mana seorang wanita bernama Marta menyambut-Nya. Ia memiliki seorang saudari bernama Maria [yang] duduk di samping Tuhan di kaki-Nya mendengarkan-Nya berbicara. Marta, yang sibuk dengan banyak pelayanan,…

Read more